Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terpilih, Motivator Indonesia Terkenal
Dalam berbisnis, saya mengajak dan mengajarkan mitra-mitra untuk aktif di FB dan IG.
Facebook (FB) adalah tempat berkumpulnya user yang paling besar. Kalau Instagram (IG)? Tempat berkumpulnya user yang paling prospek. Kedua-duanya perlu kita kuasai (baca: optimasi), bukan sekadar tahu, bukan sekadar aktif.
"Instagram merupakan alat pemasaran yang sangat efektif bagi perusahaan untuk mengenalkan produknya. Selebriti juga memperhitungkan akun mereka secara efektif," ungkap Mike Bandar, pendiri HopperHQ.
Apalagi user IG lebih berdaya beli ketimbang user FB. Ya, lebih berdaya beli. Secara umum yah begitu.
Ini bukan selera. Mungkin saja Anda lebih suka Twitter atau socmed yang lainnya. Masalahnya pasar (saat ini) berada di FB dan IG. Akankah kita diam saja? Atau sekadar aktif tapi tidak teroptimasi? Duh, ini sayang sekali.
Saran saya, pastikan aktif, pastikan teroptimasi. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terpilih, Motivator Indonesia Terkenal
Tampilkan postingan dengan label Indonesia Terkenal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia Terkenal. Tampilkan semua postingan
Senin, 23 April 2018
Motivator Motivator Indonesia Terpilih, Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik
Motivator Motivator Indonesia Terpilih, Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik
Anda ganteng? Cantik?
Kalau tidak pun, itu oke-oke saja. Nggak masalah sama sekali.
Wajah rupawan secara fisik tidak selalu berkorelasi positif dengan kesejahteraan finansial. Ya, tidak selalu. Penelitian terbaru mengungkapkan, orang-orang yang tidak menarik justru menghasilkan uang yang lebih banyak.
Apa iya?
Iya. Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Business and Psychology. Tim periset adalah Satoshi Kanazawa dari Sekolah Ilmu Ekonomi dan Politik di London serta Mary Still dari Universitas Massachusetts di Boston.
Hasilnya, mereka yang 'sangat tidak menarik' malah mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi. Ya, mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi.
Kok bisa? Kenapa? "Ternyata, tidak rupawan menjadi sesuatu yang bisa memotivasi dan memaksa seseorang untuk mengembangkan kemampuannya. Maka dia akan bekerja lebih keras," ujar penulis Roy Cohen.
"Pada beberapa profesi, wajah cantik bahkan menjadi hambatan tersendiri (bagi kaum wanita)," papar Stefanie Johnson, peneliti dari UC Denver Business School, yang telah menghelat penelitian tentang gender dan bidang-bidang pekerjaan.
Terus, apa poinnya buat kita semua? Jangan terpaku pada rupawan atau kurang rupawan. Jangan. Bagaimanapun kerja keras jauh 'lebih berbunyi' daripada apapun. Betul apa betul?
Kalau kita berhasil pada suatu hal karena kerja keras, ini menjadi something yang sangat fair. Semua orang bisa menerimanya dan kita boleh bangga karenanya. Akan beda ceritanya kalau semata-mata karena rupawan.
Mari isi hari-hari kita dengan kerja keras. Semoga berkah berlimpah. Selamat beraktivitas teman-teman!
Motivator Motivator Indonesia Terpilih, Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik
Anda ganteng? Cantik?
Kalau tidak pun, itu oke-oke saja. Nggak masalah sama sekali.
Wajah rupawan secara fisik tidak selalu berkorelasi positif dengan kesejahteraan finansial. Ya, tidak selalu. Penelitian terbaru mengungkapkan, orang-orang yang tidak menarik justru menghasilkan uang yang lebih banyak.
Apa iya?
![]() |
| Motivator Indonesia |
![]() |
| Motivator Indonesia |
Iya. Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Business and Psychology. Tim periset adalah Satoshi Kanazawa dari Sekolah Ilmu Ekonomi dan Politik di London serta Mary Still dari Universitas Massachusetts di Boston.
Hasilnya, mereka yang 'sangat tidak menarik' malah mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi. Ya, mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi.
Kok bisa? Kenapa? "Ternyata, tidak rupawan menjadi sesuatu yang bisa memotivasi dan memaksa seseorang untuk mengembangkan kemampuannya. Maka dia akan bekerja lebih keras," ujar penulis Roy Cohen.
"Pada beberapa profesi, wajah cantik bahkan menjadi hambatan tersendiri (bagi kaum wanita)," papar Stefanie Johnson, peneliti dari UC Denver Business School, yang telah menghelat penelitian tentang gender dan bidang-bidang pekerjaan.
Terus, apa poinnya buat kita semua? Jangan terpaku pada rupawan atau kurang rupawan. Jangan. Bagaimanapun kerja keras jauh 'lebih berbunyi' daripada apapun. Betul apa betul?
Kalau kita berhasil pada suatu hal karena kerja keras, ini menjadi something yang sangat fair. Semua orang bisa menerimanya dan kita boleh bangga karenanya. Akan beda ceritanya kalau semata-mata karena rupawan.
Mari isi hari-hari kita dengan kerja keras. Semoga berkah berlimpah. Selamat beraktivitas teman-teman!
Motivator Motivator Indonesia Terpilih, Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik
Langganan:
Postingan (Atom)
PETUALANGAN EPIK DARI JAKARTA KE SURGA DUNIA, RAJA AMPAT!
Raja Ampat, Surga Tersembunyi di Ujung Timur Indonesia. Raja Ampat selalu menjadi destinasi impian para pecinta alam dan petualang. Keindaha...
-
Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Pilihan Ramadhan adalah massive training terbesar dan terlama di d...
-
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Pilihan, Motivator Perusahaan Bidadari Ramadhan, siapakah dia? Impian pribadi, target ...
-
Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik Kemarin sampai lusa, saya #liburan bareng mitra-mitra di ...



