Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terpilih, Motivator Indonesia Terkenal
Dalam berbisnis, saya mengajak dan mengajarkan mitra-mitra untuk aktif di FB dan IG.
Facebook (FB) adalah tempat berkumpulnya user yang paling besar. Kalau Instagram (IG)? Tempat berkumpulnya user yang paling prospek. Kedua-duanya perlu kita kuasai (baca: optimasi), bukan sekadar tahu, bukan sekadar aktif.
"Instagram merupakan alat pemasaran yang sangat efektif bagi perusahaan untuk mengenalkan produknya. Selebriti juga memperhitungkan akun mereka secara efektif," ungkap Mike Bandar, pendiri HopperHQ.
Apalagi user IG lebih berdaya beli ketimbang user FB. Ya, lebih berdaya beli. Secara umum yah begitu.
Ini bukan selera. Mungkin saja Anda lebih suka Twitter atau socmed yang lainnya. Masalahnya pasar (saat ini) berada di FB dan IG. Akankah kita diam saja? Atau sekadar aktif tapi tidak teroptimasi? Duh, ini sayang sekali.
Saran saya, pastikan aktif, pastikan teroptimasi. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terpilih, Motivator Indonesia Terkenal
Senin, 23 April 2018
Motivator Motivator Indonesia Terpilih, Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik
Motivator Motivator Indonesia Terpilih, Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik
Anda ganteng? Cantik?
Kalau tidak pun, itu oke-oke saja. Nggak masalah sama sekali.
Wajah rupawan secara fisik tidak selalu berkorelasi positif dengan kesejahteraan finansial. Ya, tidak selalu. Penelitian terbaru mengungkapkan, orang-orang yang tidak menarik justru menghasilkan uang yang lebih banyak.
Apa iya?
Iya. Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Business and Psychology. Tim periset adalah Satoshi Kanazawa dari Sekolah Ilmu Ekonomi dan Politik di London serta Mary Still dari Universitas Massachusetts di Boston.
Hasilnya, mereka yang 'sangat tidak menarik' malah mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi. Ya, mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi.
Kok bisa? Kenapa? "Ternyata, tidak rupawan menjadi sesuatu yang bisa memotivasi dan memaksa seseorang untuk mengembangkan kemampuannya. Maka dia akan bekerja lebih keras," ujar penulis Roy Cohen.
"Pada beberapa profesi, wajah cantik bahkan menjadi hambatan tersendiri (bagi kaum wanita)," papar Stefanie Johnson, peneliti dari UC Denver Business School, yang telah menghelat penelitian tentang gender dan bidang-bidang pekerjaan.
Terus, apa poinnya buat kita semua? Jangan terpaku pada rupawan atau kurang rupawan. Jangan. Bagaimanapun kerja keras jauh 'lebih berbunyi' daripada apapun. Betul apa betul?
Kalau kita berhasil pada suatu hal karena kerja keras, ini menjadi something yang sangat fair. Semua orang bisa menerimanya dan kita boleh bangga karenanya. Akan beda ceritanya kalau semata-mata karena rupawan.
Mari isi hari-hari kita dengan kerja keras. Semoga berkah berlimpah. Selamat beraktivitas teman-teman!
Motivator Motivator Indonesia Terpilih, Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik
Anda ganteng? Cantik?
Kalau tidak pun, itu oke-oke saja. Nggak masalah sama sekali.
Wajah rupawan secara fisik tidak selalu berkorelasi positif dengan kesejahteraan finansial. Ya, tidak selalu. Penelitian terbaru mengungkapkan, orang-orang yang tidak menarik justru menghasilkan uang yang lebih banyak.
Apa iya?
![]() |
| Motivator Indonesia |
![]() |
| Motivator Indonesia |
Iya. Studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Business and Psychology. Tim periset adalah Satoshi Kanazawa dari Sekolah Ilmu Ekonomi dan Politik di London serta Mary Still dari Universitas Massachusetts di Boston.
Hasilnya, mereka yang 'sangat tidak menarik' malah mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi. Ya, mengantongi pendapatan rata-rata lebih tinggi.
Kok bisa? Kenapa? "Ternyata, tidak rupawan menjadi sesuatu yang bisa memotivasi dan memaksa seseorang untuk mengembangkan kemampuannya. Maka dia akan bekerja lebih keras," ujar penulis Roy Cohen.
"Pada beberapa profesi, wajah cantik bahkan menjadi hambatan tersendiri (bagi kaum wanita)," papar Stefanie Johnson, peneliti dari UC Denver Business School, yang telah menghelat penelitian tentang gender dan bidang-bidang pekerjaan.
Terus, apa poinnya buat kita semua? Jangan terpaku pada rupawan atau kurang rupawan. Jangan. Bagaimanapun kerja keras jauh 'lebih berbunyi' daripada apapun. Betul apa betul?
Kalau kita berhasil pada suatu hal karena kerja keras, ini menjadi something yang sangat fair. Semua orang bisa menerimanya dan kita boleh bangga karenanya. Akan beda ceritanya kalau semata-mata karena rupawan.
Mari isi hari-hari kita dengan kerja keras. Semoga berkah berlimpah. Selamat beraktivitas teman-teman!
Motivator Motivator Indonesia Terpilih, Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik
Kamis, 19 April 2018
Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terpilih, Motivator Indonesia Terbaik
Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terpilih, Motivator Indonesia Terbaik
Kalau Anda ingin menjual lebih banyak, sepertinya Anda harus membaca tulisan ini.
Pernah lihat corong? Ya, kalau zaman dulu kan kompor pakai minyak tanah. Jadi, minyak tanahnya dituangin dari jerigen ke kompor pakai corong. Atasnya lebar, tapi makin ke bawah makin menciut. Bentuknya seperti kerucut.
Nah, dalam menjual Anda juga bisa melakukan hal yang sama. Saring dulu orang-orang yang kemungkinan minat alias berpotensi membeli produk. Kami di Kampus Umar Usman juga melakukannya. Tanpa spanduk, tanpa baliho, tanpa brosur, alhamdulillah kami bisa menjaring calon-calon mahasiswanya.
Kadang kita menghabiskan waktu dengan memikirkan segmentasi dan targeting. Jelas, kedua-duanya diperlukan. Tapi kalau dipakai berlebihan, itu bisa memperkecil pasar. Beneran, memperkecil pasar. Jadi mestinya? Jaring dulu, baru saring. Nah, segmentasi dan targeting adalah proses menyaring.
Joe Girard, seorang penjual terbaik dan terkenal, juga memiliki cara pandang begitu. Jaring dulu, baru saring.
Kapan-kapan kita sambung lagi ya. Happy action!
Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terpilih, Motivator Indonesia Terbaik
Kalau Anda ingin menjual lebih banyak, sepertinya Anda harus membaca tulisan ini.
Pernah lihat corong? Ya, kalau zaman dulu kan kompor pakai minyak tanah. Jadi, minyak tanahnya dituangin dari jerigen ke kompor pakai corong. Atasnya lebar, tapi makin ke bawah makin menciut. Bentuknya seperti kerucut.
Nah, dalam menjual Anda juga bisa melakukan hal yang sama. Saring dulu orang-orang yang kemungkinan minat alias berpotensi membeli produk. Kami di Kampus Umar Usman juga melakukannya. Tanpa spanduk, tanpa baliho, tanpa brosur, alhamdulillah kami bisa menjaring calon-calon mahasiswanya.
Kadang kita menghabiskan waktu dengan memikirkan segmentasi dan targeting. Jelas, kedua-duanya diperlukan. Tapi kalau dipakai berlebihan, itu bisa memperkecil pasar. Beneran, memperkecil pasar. Jadi mestinya? Jaring dulu, baru saring. Nah, segmentasi dan targeting adalah proses menyaring.
Joe Girard, seorang penjual terbaik dan terkenal, juga memiliki cara pandang begitu. Jaring dulu, baru saring.
Kapan-kapan kita sambung lagi ya. Happy action!
Rabu, 18 April 2018
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terpilih
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terpilih
Anda punya bisnis?
Menjual produk premium, berarti harus penampilan juga harus premium.
Jangan kucel.
Kesan pertama yang positif akan mengarahkan pada hal-hal positif lainnya. Closing ujung-ujungnya. Sulit berharap konsumen untuk membeli sesuatu jika apa-apa yang ia lihat, dengar, dan hirup tidak nyaman.
Bagi pria, upayakan pakai kemeja. Disetrika. Terus, pakai minyak rambut. Sepatu? Jelas, ini lebih baik daripada sandal.
Bau badan? Jangan sampai.
Bukan soal salah atau benar, tapi ini soal penampilan yang lebih meyakinkan.
Ketika janjian, jangan telat. Datanglah lebih awal. Boleh juga ke toilet dulu, bersih-bersih. Sekali lagi, jangan kucel.
Jualan produk premium, yuk premiumkan penampilan kita. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terpilih
Anda punya bisnis?
Menjual produk premium, berarti harus penampilan juga harus premium.
Jangan kucel.
Kesan pertama yang positif akan mengarahkan pada hal-hal positif lainnya. Closing ujung-ujungnya. Sulit berharap konsumen untuk membeli sesuatu jika apa-apa yang ia lihat, dengar, dan hirup tidak nyaman.
Bagi pria, upayakan pakai kemeja. Disetrika. Terus, pakai minyak rambut. Sepatu? Jelas, ini lebih baik daripada sandal.
Bau badan? Jangan sampai.
Bukan soal salah atau benar, tapi ini soal penampilan yang lebih meyakinkan.
Ketika janjian, jangan telat. Datanglah lebih awal. Boleh juga ke toilet dulu, bersih-bersih. Sekali lagi, jangan kucel.
Jualan produk premium, yuk premiumkan penampilan kita. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terpilih
Selasa, 17 April 2018
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Asia
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Asia
Sesuatu yang berat bukan berarti harus kita hindari. Terkadang harus kita hadapi.
Hidup adalah perjuangan. Berat? Mungkin. Tapi menariknya kita bisa memilih tim sehingga perjuangan tadi tidaklah terlalu berat. Bahkan insya Allah ada masa senang-senangnya.
Alhamdulillah, 3x saya ke #RajaAmpat, 2x bareng mitra-mitra. Ya, mereka adalah orang-orang pilihan dari berbagai penjuru Indonesia. Saya bangga sekali bisa bertemu dan bermitra dengan mereka.
Perjalanan begitu nyaman.
3x saya ke Raja Ampat, baru kali ini saya merasa hempasan ombaknya bener-bener minim. Begitu kami kelar foto-foto dan snorkling, barulah hujan turun, seolah-olah membasuh air laut di tubuh kami. Alhamdulillah.
Btw, kami menjalankan bisnis British Propolis. Alhamdulillah, di sini kita semua saling mendukung dan saling mendoakan. Hampir setiap hari mereka (mitra-mitra) mendapat bimbingan dari pusat. Dan mereka sungguh-sungguh belajarnya.
Tak heran banyak yang sukses.
Menurut data, negara-negara maju memiliki #wirausaha di atas 14%. Kita (Indonesia) sekarang ini angkanya masih 3,01%. Belum ideal memang. Oleh karena itu, pemerintah sangat mendorong lahirnya pengusaha untuk turut membantu pembangunan negara.
Banyak orang yang akhirnya punya usaha dan sukses usahanya setelah dipertemukan dengan British Propolis. Apalagi modalnya sangat terjangkau. Memang sengaja saya rancang begitu agar bisa membantu banyak orang.
Satu lagi. Teman-teman tidak harus bermitra dengan saya. Bisnis-bisnis yang lain juga bagus. Yang penting, legal dan halal. Pastikan saja mentor-nya ada dan ekosistem-nya membuat kita bertumbuh. Semoga berkah berlimpah.
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Asia
Sesuatu yang berat bukan berarti harus kita hindari. Terkadang harus kita hadapi.
Hidup adalah perjuangan. Berat? Mungkin. Tapi menariknya kita bisa memilih tim sehingga perjuangan tadi tidaklah terlalu berat. Bahkan insya Allah ada masa senang-senangnya.
Alhamdulillah, 3x saya ke #RajaAmpat, 2x bareng mitra-mitra. Ya, mereka adalah orang-orang pilihan dari berbagai penjuru Indonesia. Saya bangga sekali bisa bertemu dan bermitra dengan mereka.
Perjalanan begitu nyaman.
3x saya ke Raja Ampat, baru kali ini saya merasa hempasan ombaknya bener-bener minim. Begitu kami kelar foto-foto dan snorkling, barulah hujan turun, seolah-olah membasuh air laut di tubuh kami. Alhamdulillah.
Btw, kami menjalankan bisnis British Propolis. Alhamdulillah, di sini kita semua saling mendukung dan saling mendoakan. Hampir setiap hari mereka (mitra-mitra) mendapat bimbingan dari pusat. Dan mereka sungguh-sungguh belajarnya.
Tak heran banyak yang sukses.
Menurut data, negara-negara maju memiliki #wirausaha di atas 14%. Kita (Indonesia) sekarang ini angkanya masih 3,01%. Belum ideal memang. Oleh karena itu, pemerintah sangat mendorong lahirnya pengusaha untuk turut membantu pembangunan negara.
Banyak orang yang akhirnya punya usaha dan sukses usahanya setelah dipertemukan dengan British Propolis. Apalagi modalnya sangat terjangkau. Memang sengaja saya rancang begitu agar bisa membantu banyak orang.
Satu lagi. Teman-teman tidak harus bermitra dengan saya. Bisnis-bisnis yang lain juga bagus. Yang penting, legal dan halal. Pastikan saja mentor-nya ada dan ekosistem-nya membuat kita bertumbuh. Semoga berkah berlimpah.
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Asia
Jumat, 13 April 2018
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terkenal
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terkenal
Malaikat Jadi Buzzer
Kerja itu ibadah. Begitu pula dengan bisnis, sama-sama ibadah. Dengan pemahaman seperti ini, tentunya yang menjadi prioritas adalah ridha Allah. Bukan rupiah. Teman-teman setujukah?
Alhamdulillah, sejak lama saya diajarkan oleh guru-guru saya tidak saja soal kaya, tapi juga soal taqwa. Justru taqwa inilah yang pertama dan utama. Kaya tanpa taqwa, yah bisa bahaya. Bagi dirinya juga sesama.
Boleh dibilang, kerja dan bisnis adalah ibadah yang sifatnya umum. Sementara itu, berbagi kepada sesama dan berbakti kepada orangtua adalah ibadah yang sifatnya khusus. Sekelompok orang menyebutnya amal ibadah.
Begini. Dalam beramal, jangan selalu ingin diketahui dan dilihat. Baiknya sembunyikan sebagian amal-amal kita. Sebagian? Ya, sebagian. Istilah saya, "1 amal disampaikan sebagai syiar, inspirasi, dan motivasi. 9 amal dirahasiakan."
Buatlah malaikat di sebelah kanan sibuk mencatat amal-amal kita. Malaikat di sebelah kiri? Dibikin nganggur, hehehe. Jadi, kalaupun orang-orang tidak tahu, nggak masalah. Malaikat tahu, Allah tahu, itu sudah lebih dari cukup.
Menariknya, dengan izin Allah, malaikat ini akan memberitahu malaikat-malaikat yang lain. Nama kita disebut-sebut di kalangan malaikat. Dicatat. Akhirnya nama kita jadi viral di langit dan perbuatan kita jadi trending topic di akhirat. Masya Allah.
Hm, apa bisa sampai seperti itu? Ya bisa. Karena yang jadi buzzer-nya adalah para malaikat. Bahkan pelan-pelan penduduk langit ini akan memberitahu perbuatan kita tersebut kepada penduduk bumi.
Uwais Al Qarni, salah satu contohnya. Dan ini adalah kisah nyata, bukan fiktif.
Sekali lagi:
✅ 1 amal terang-terangan
✅ 9 amal diam-diam
✅ yang diam-diam itu jadi bekal
Pada akhirnya, mari kita jaga keikhlasan kita dalam beramal. Saling mendoakan ya, mudah-mudahan kita semua dimampukan Allah agar bisa mencapai keikhlasan. Benar-benar ikhlas.
Serunya lagi, saat kita berusaha menjaga amal, maka amal itu akan 'menjaga' kita. Urusan-urusan dimudahkan. Kerja dan bisnis jadi ringan. Negosiasi lebih cepat. Prospek langsung closing. Dan masih banyak lagi. Termasuk masalah-masalah di rumah tangga.
Kalau boleh, tulisan ini mohon disimak sungguh-sungguh. Baca ulang, lebih baik. Boleh juga di-share kepada keluarga dan kerabat kita. Saling mengingatkan satu sama lain. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terkenal
Malaikat Jadi Buzzer
Kerja itu ibadah. Begitu pula dengan bisnis, sama-sama ibadah. Dengan pemahaman seperti ini, tentunya yang menjadi prioritas adalah ridha Allah. Bukan rupiah. Teman-teman setujukah?
Alhamdulillah, sejak lama saya diajarkan oleh guru-guru saya tidak saja soal kaya, tapi juga soal taqwa. Justru taqwa inilah yang pertama dan utama. Kaya tanpa taqwa, yah bisa bahaya. Bagi dirinya juga sesama.
Boleh dibilang, kerja dan bisnis adalah ibadah yang sifatnya umum. Sementara itu, berbagi kepada sesama dan berbakti kepada orangtua adalah ibadah yang sifatnya khusus. Sekelompok orang menyebutnya amal ibadah.
Begini. Dalam beramal, jangan selalu ingin diketahui dan dilihat. Baiknya sembunyikan sebagian amal-amal kita. Sebagian? Ya, sebagian. Istilah saya, "1 amal disampaikan sebagai syiar, inspirasi, dan motivasi. 9 amal dirahasiakan."
Buatlah malaikat di sebelah kanan sibuk mencatat amal-amal kita. Malaikat di sebelah kiri? Dibikin nganggur, hehehe. Jadi, kalaupun orang-orang tidak tahu, nggak masalah. Malaikat tahu, Allah tahu, itu sudah lebih dari cukup.
Menariknya, dengan izin Allah, malaikat ini akan memberitahu malaikat-malaikat yang lain. Nama kita disebut-sebut di kalangan malaikat. Dicatat. Akhirnya nama kita jadi viral di langit dan perbuatan kita jadi trending topic di akhirat. Masya Allah.
Hm, apa bisa sampai seperti itu? Ya bisa. Karena yang jadi buzzer-nya adalah para malaikat. Bahkan pelan-pelan penduduk langit ini akan memberitahu perbuatan kita tersebut kepada penduduk bumi.
Uwais Al Qarni, salah satu contohnya. Dan ini adalah kisah nyata, bukan fiktif.
Sekali lagi:
✅ 1 amal terang-terangan
✅ 9 amal diam-diam
✅ yang diam-diam itu jadi bekal
Pada akhirnya, mari kita jaga keikhlasan kita dalam beramal. Saling mendoakan ya, mudah-mudahan kita semua dimampukan Allah agar bisa mencapai keikhlasan. Benar-benar ikhlas.
Serunya lagi, saat kita berusaha menjaga amal, maka amal itu akan 'menjaga' kita. Urusan-urusan dimudahkan. Kerja dan bisnis jadi ringan. Negosiasi lebih cepat. Prospek langsung closing. Dan masih banyak lagi. Termasuk masalah-masalah di rumah tangga.
Kalau boleh, tulisan ini mohon disimak sungguh-sungguh. Baca ulang, lebih baik. Boleh juga di-share kepada keluarga dan kerabat kita. Saling mengingatkan satu sama lain. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terkenal
Kamis, 12 April 2018
Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Asia
Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Asia
Selama 10 tahun terakhir, perekonomian Indonesia tumbuh dua kali lipat dan kini mencapai volume 932 miliar dolar AS. Di satu sisi, ini relatif bagus.
Namun di sisi lainnya, jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya, Indonesia masih tertinggal jauh dalam pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi.
Sementara itu, 28 juta penduduknya masih hidup dalam kemiskinan. Apabila dicermati secara mendalam, perekonomian Indonesia belum benar-benar bangkit secara riil.
Ya, ketimpangan ekonomi masih jadi isu utama.
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengakui pemerintah masih sulit menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia. Pendistribusian beras sejahtera (rastra) pun terhitung lambat, menurut Kepala BPS.
Menyikapi fakta pahit ini, menurut saya kita perlu mencetak lebih banyak lagi pengusaha yang pro rakyat (pro umat). Ini demi mengurangi ketidakadilan dan ketimpangan ekonomi tadi.
Mungkinkah? Sangat mungkin. Diharapkan, awalnya terbuka lapangan kerja dan akhirnya terjadi distribusi kekayaan. Memang ini tidak hadir seketika. Barangkali perlu 2 sampai 3 generasi.
Satu lagi. Kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pemerintah. Masing-masing kita hendaknya berkontribusi. Pada akhirnya, jadilah pengusaha. Yang pro rakyat, tentunya.
Mulai dari diri kita, mulai dari keluarga kita. Pelan-pelan. Semoga kita semua dimampukan, aamiin. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Asia
Selama 10 tahun terakhir, perekonomian Indonesia tumbuh dua kali lipat dan kini mencapai volume 932 miliar dolar AS. Di satu sisi, ini relatif bagus.
Namun di sisi lainnya, jika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya, Indonesia masih tertinggal jauh dalam pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi.
Sementara itu, 28 juta penduduknya masih hidup dalam kemiskinan. Apabila dicermati secara mendalam, perekonomian Indonesia belum benar-benar bangkit secara riil.
Ya, ketimpangan ekonomi masih jadi isu utama.
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengakui pemerintah masih sulit menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia. Pendistribusian beras sejahtera (rastra) pun terhitung lambat, menurut Kepala BPS.
Menyikapi fakta pahit ini, menurut saya kita perlu mencetak lebih banyak lagi pengusaha yang pro rakyat (pro umat). Ini demi mengurangi ketidakadilan dan ketimpangan ekonomi tadi.
Mungkinkah? Sangat mungkin. Diharapkan, awalnya terbuka lapangan kerja dan akhirnya terjadi distribusi kekayaan. Memang ini tidak hadir seketika. Barangkali perlu 2 sampai 3 generasi.
Satu lagi. Kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pemerintah. Masing-masing kita hendaknya berkontribusi. Pada akhirnya, jadilah pengusaha. Yang pro rakyat, tentunya.
Mulai dari diri kita, mulai dari keluarga kita. Pelan-pelan. Semoga kita semua dimampukan, aamiin. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Asia
Langganan:
Postingan (Atom)
PETUALANGAN EPIK DARI JAKARTA KE SURGA DUNIA, RAJA AMPAT!
Raja Ampat, Surga Tersembunyi di Ujung Timur Indonesia. Raja Ampat selalu menjadi destinasi impian para pecinta alam dan petualang. Keindaha...
-
Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Pilihan Ramadhan adalah massive training terbesar dan terlama di d...
-
Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Pilihan, Motivator Perusahaan Bidadari Ramadhan, siapakah dia? Impian pribadi, target ...
-
Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik Kemarin sampai lusa, saya #liburan bareng mitra-mitra di ...





