Kamis, 10 Mei 2018

Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Perusahaan

Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Perusahaan


Support warung tetangga, sebisanya. Toh, ini bagian dari silaturahim dan meningkatkan ekonomi kerakyatan (ekonomi umat)
motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-perusahaan

motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-perusahaan
Bukan rahasia lagi, begitu ritel modern beroperasi, maka itu akan mematikan 3-5 warung kelontong di sekitarnya. Yang sebenarnya, kita pun turut mematikan karena absennya keberpihakan kita.

Jujur, saya salut sama kota-kota tertentu yang menolak hadirnya gurita-gurita ritel. Coba bayangkan, membludaknya uang di tangan kapitalis itu, buat apa? Bisa ditebak. Membeli mobil sport, berlibur ke Eropa, membeli villa yang wow, dan sejenisnya.

Sementara, uang receh yang tak seberapa di tangan pemain kecil itu, buat apa? Bayar uang sekolah dan les anaknya. Sambil harap-harap cemas, semoga mengantarkan anaknya kuliah di universitas negeri. Melihat ini, tak bisakah kita sedikit berempati?

Tentu saja, spirit 'belanja di warung tetangga' ini harus diimbangi dengan semangat berbenah dan berubah. Agar warung ini membaik (baca: kompetitif) dari waktu ke waktu. Betul apa betul?

Satu hal lagi. Ya, warung tetangga memang belum ideal. Tapi kalau kita dukung (support) terus-m



Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Perusahaan

Selasa, 08 Mei 2018

Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik

Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik

Kemarin sampai lusa, saya #liburan bareng mitra-mitra di negara tetangga. Istri saya, ibu saya, dan mertua saya juga ikut. Alhamdulillah.

motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik

motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik

motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik

Sebagian teman-teman mungkin sudah bisa menebak, kita liburan ke mana. Ya, Thailand. Negara tetangga, nggak terlalu jauh.

Mitra-mitra pada senang. Lebih senang lagi karena liburannya saya traktir, alhamdulillah. Tentu saja saya ikut senang. Bagi saya, ini bagian dari melayani tim.

Btw, perlukah liburan? Penelitian Baylor College of Medicine, Amerika Serikat, menemukan, liburan membuat orang tampak lebih muda. Ini beneran.

Sambung David Eagleman, terutama bepergian ke tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya.

Perjalanan seperti itu akan memberi efek peremajaan selama 1-2 pekan. Luar biasa ya? Sangat luar biasa!

Selain memperkaya pengalaman dan pemahaman, liburan juga meningkatkan intelektual dan kreativitas.

Namun, manfaat liburan itu akan sia-sia, jika kita tidak berinteraksi dengan sesama. Misal, cuma menyimak televisi atau gadget.

Maka, tak ada salahnya kalau sesekali kita berlibur. Tak harus jauh-jauh. Tak harus mahal-mahal. Betul apa betul?

Minggu yang lalu, misalnya, saya liburan bareng mitra-mitra di Puncak, Bogor. Ini pun tak kalah serunya. Semua orang menikmati, insya Allah.

Kalau liburan sekalian mudik lebaran? Itu pun juga boleh. Silakan. Semoga menyenangkan dan selamat pergi-pulangnya. Aamiin. Sekian dari saya, Ippho Santosa.

Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik

Senin, 07 Mei 2018

Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal

Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal

Segala sesuatu ada waktunya. Ada saatnya santai, ada saatnya bekerja keras. Ada saatnya bercanda, ada saatnya #belajar serius. Betul apa betul?

motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal

motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal

motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal

Nah, selama 3 hari terakhir, saya memutuskan untuk belajar dan menemani #NoumanAliKhan, seorang da'i internasional yang bertepatan hadir juga berceramah di Indonesia.

Kemarin saya sempat sarapan bareng RI-2, DKI-1, dan Nouman Ali Khan. Alhamdulillah, sangat berkesan. Nikmat Tuhan manakah yang kita dustakan?

Terima kasih Pak JK, terima kasih Pak Anies, terima kasih Mas Irfan dkk. Semoga sehat-sehat selalu. Dan kesibukan kita ini terhitung ibadah. Aamiin.

Pas sarapan, saya sempat nanya-nanya sama Pak JK, apa tips sehat dari beliau. Ternyata hadirnya rasa ikhlas dan rasa enjoy dalam mengerjakan sesuatu. Saya pikir itu tepat sekali.

Di suatu kesempatan, beliau pernah ditanya, "Bapak nggak pernah capek?" Beliau malah balik nanya, "Apa itu capek?" Masya Allah. Rupanya beliau nggak kenal istilah capek.

Saya menulis artikel ini dengan harapan mudah-mudahan kita semua bisa meniru spirit dan antusiasme beliau. Aamiin. Pesan guru saya, "Ambil kebaikan dari setiap orang, terutama orang-orang hebat."

Demikian pula dengan Nouman Ali Khan. Beliau sibuk sekali. Nggak berharap fee. Belum lagi soal jetlag. Tapi, seperti nggak ada capeknya. Mungkin karena keikhlasan beliau alias lurusnya niat beliau.

Pas makan siang, kami memilih sebuah restoran di mall. Saat itu, makanan Nouman Ali Khan telah siap duluan. Dan sebenarnya beliau bisa saja makan duluan. Tapi beliau memilih untuk menunggu siapnya makanan kami semua agar bisa makan bersama.

Dalam hati, saya hanya bisa berdoa, "Terima kasih ya Allah, Engkau pertemukan kami dalam kebaikan dan dalam cinta-Mu. Jagalah ulama-ulama kami, di manapun mereka berada."

Semoga jadi inspirasi.

Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal

Minggu, 06 Mei 2018

Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terkenal

Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terkenal

Ada dua sebab sederhana yang mengantarkan kita pada kekayaan. Pertama, karena lihai mendapatkan uang. Kedua, karena pandai mengelola uang. Dulu, Whitney Houston lihai mendapatkan uang, namun kurang pandai mengelola uang. Sekarang, kita tahu sendiri akhir hidupnya seperti apa.

motivator-indonesia-terbaik-motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terkenal

motivator-indonesia-terbaik-motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terkenal

motivator-indonesia-terbaik-motivator-perusahaan-motivator-indonesia-terkenal

Nah, kali ini kita membahas bagaimana mengelola uang. Sekilas saja.

Saran saya, hiduplah di bawah kebutuhan. Sederhana. Sebagian orang berasumsi, banyak barang mewah yang harus dia beli hanya untuk membuktikan dirinya kaya. Apa-apa dia beli. Padahal nggak perlu. Buat apa? Boleh-boleh saja membeli barang mahal, asalkan itu memang diperlukan.

Mari kita ambil Warren Buffet sebagai contoh. Ia membeli rumah US$ 32 ribu pada 1958 dan masih menempati rumah itu selama puluhan tahun, kendati kekayaannya sudah bertumbuh ribuan kali lipat. Ia juga tak suka membeli barang-barang mewah. Ketika berdonasi, barulah ketahuan bahwa dia adalah 5 besar orang terkaya di dunia!

Saran lain, jangan membayar penuh. Beberapa orang kaya membeli barang di supermarket biasa bukan toko eksklusif. Kadang mereka membeli barang bekas atau bahkan menyewa. Tak semua harus dibeli, walaupun lagi punya uang. Misalnya, kereta bayi. Boleh-boleh saja disewa.

Saran lainnya? Hapus pengeluaran-pengeluaran yang tak perlu. Buat anggaran pengeluaran bulanan dengan rinci, lalu amati dan cermati dari bulan ke bulan. Harus terukur. Kenapa? Karena, hanya sesuatu yang terukur yang bisa ditingkatkan. Betul apa betul?

Saran terakhir, alokasikan 5% sampai 20% pendapatan kita untuk berinvestasi, setiap bulannya. Jadi, diri kita bekerja menghasilkan uang. Investasi kita juga bekerja menghasilkan uang. Mereka yang bermental miskin selalu beralasan bahwa mereka tidak punya cukup uang untuk berinvestasi. Benarkah tidak cukup uang? Padahal karena tak cukup kedisiplinan.

Be rich, be right. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!


Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia Terkenal

Kamis, 03 Mei 2018

Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Perusahaan

Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Perusahaan


Kalau Anda ingin menjual lebih banyak, sepertinya Anda harus membaca tulisan ini.

Pernah lihat corong? Ya, kalau zaman dulu kan kompor pakai minyak tanah. Jadi, minyak tanahnya dituangin dari jerigen ke kompor pakai corong. Atasnya lebar, tapi makin ke bawah makin menciut. Bentuknya seperti kerucut.
 
motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-perusahaan

motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-perusahaan

motivator-indonesia-terbaik-motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-perusahaan

Nah, dalam menjual Anda juga bisa melakukan hal yang sama. Saring dulu orang-orang yang kemungkinan minat alias berpotensi membeli produk. Kami di Kampus Umar Usman juga melakukannya. Tanpa spanduk, tanpa baliho, tanpa brosur, alhamdulillah kami bisa menjaring calon-calon mahasiswanya.

Kadang kita menghabiskan waktu dengan memikirkan segmentasi dan targeting. Jelas, kedua-duanya diperlukan. Tapi kalau dipakai berlebihan, itu bisa memperkecil pasar. Beneran, memperkecil pasar. Jadi mestinya? Jaring dulu, baru saring. Nah, segmentasi dan targeting adalah proses menyaring.

Joe Girard, seorang penjual terbaik dan terkenal, juga memiliki cara pandang begitu. Jaring dulu, baru saring.

Kapan-kapan kita sambung lagi ya. Happy action!




Motivator Indonesia Terbaik, Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Perusahaan

Rabu, 02 Mei 2018

Motivator Islam Indonsia, Motivator Indonesia Pilihan

Motivator Islam Indonsia, Motivator Indonesia Pilihan

Humor itu bagian dari otak kanan. Jamak diketahui, humor dapat mencairkan suasana dan memuluskan percakapan. Nabi Muhammad pun membolehkan humor (gurauan), asalkan tidak berdusta dan tidak berlebihan.
motivator-islam-indonsia-motivator-indonesia-pilihan

motivator-islam-indonsia-motivator-indonesia-pilihan

Lihatlah orang Jawa. Hm, kok bawa-bawa orang Jawa segala? Begini. Mereka sudah terbiasa dengan kehadiran pelawak semenjak zaman kerajaan-kerajaan. Demikian pula dengan Inggris. Yah, Anda tidak perlu sekocak Ustadz Abdul Somad. Tetapi, sekali waktu, cobalah untuk bergurau dengan lawan bicara Anda. Terutama di awal.

motivator-indonesia-motivator-indonesia-motivator-terbaik-motivator-terkenal-motivator-indonesia-pilihan

Lakukan itu. Apakah Anda berprofesi sebagai pengusaha, perawat, pengajar, penyanyi, atau profesi apa saja yang mengharuskan people contact. Tentunya, gurauan mesti mencermati sikon. Bayangkan saja Anda bersenda-gurau dan terbahak-bahak di sebuah pemakaman. Semua mata bisa mendelik ke arah Anda. Hehehe.

“Mas Ippho, profesi saya tidak mengharuskan people contact. Bagaimana ini?” Mungkin ada keluhan seperti itu. Lantas, apa jawaban saya? “Lha, itu ‘kan urusan Anda. Emangnya saya pikirin!” Hehehe, saya bercanda.

Begini. Dengarkan saran saya, “Cobalah bergurau dengan diri Anda sendiri dan cobalah untuk tertawa. Atau simak tulisan dan film yang jenaka.” Bahkan, sesekali Anda boleh meniru anak kecil. Hm, nggak salah tuh? Tidak.

Anak kecil, di mana mereka cenderung dominan otak kanannya, dapat tertawa tanpa tahu penyebabnya. Tertawa, ya, tertawa. Tidak perlu pakai sebab. Sejatinya, itulah yang terbaik. Begitu Anda tertawa, ini dapat memancing rasa senang bahkan rasa bahagia. Yang penting, jangan berlebihan.

Sepertinya menarik. Silakan praktek. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah!


Motivator Islam Indonsia, Motivator Indonesia Pilihan

Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik

Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik

Mana yang lebih mahal? Emas atau berlian?

Ternyata salah satu komoditas paling mahal saat ini adalah racun dari kalajengking, yang dihargai sekitar Rp 145 miliar per liter. Bukan emas. Bukan berlian.

motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik

motivator-indonesia-terkenal-motivator-indonesia-terbaik

Selain itu, salah satu komoditas yang paling mahal saat ini adalah Californium 252, yaitu zat kimia untuk eksplorasi migas, yang dihargai sekitar Rp 375 miliar per gram.

Ini menurut data dari pemerintah dan telah diberitakan meluas oleh Tempo.

Begitulah faktanya. Kita kecele. Mahalnya emas atau berlian rupanya tidak ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan mahalnya Californium 252.

Satu lagi. Mana yang lebih berbahaya? Singa atau hiu?

Ternyata, hiu hanya membunuh 4 orang. Nyamuk? Sekitar setengah juta orang. Bahayanya singa atau hiu rupanya tidak ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan bahayanya nyamuk. Ini fakta.

Maka fokuslah pada fakta, bukan persepsi.

Pengalaman saya, anak-anak muda sering tergiur dengan bisnis properti atau kafe. Terkesan bergengsi dan berkelas. Padahal bisnis herbal pun bisa lebih menguntungkan kalau dikelola dengan baik.

Motivator Indonesia Terkenal, Motivator Indonesia Terbaik

PETUALANGAN EPIK DARI JAKARTA KE SURGA DUNIA, RAJA AMPAT!

Raja Ampat, Surga Tersembunyi di Ujung Timur Indonesia. Raja Ampat selalu menjadi destinasi impian para pecinta alam dan petualang. Keindaha...