Bukber adalah budaya kita. Baikkah?
Begini. Bukber adalah momentum untuk silaturahim. Itu yang sebenarnya. Betul apa betul? Kita sama-sama tahu, silaturahim itu memudahkan rezeki. Apalagi kalau diamalkan di bulan terbaik, Ramadhan.
29 Mei, insya Allah saya akan bukber sama mitra-mitra di British Propolis. Mereka berdatangan dari berbagai kota di Indonesia. Bukan sekadar bukber, mereka juga mengikuti training bersama saya, Nasrullah, dan Ahmad Gozali.
Kembali soal bukber. Guru saya pernah mengingatkan, "Bukber jangan sampai melalaikan sholat. Makan enak itu penting. Sholat dengan nyaman (nggak kekenyangan) jauh lebih penting." Saya pun mengangguk mengiyakan.
(Tulisan-tulisan seperti ini sering saya share ini Telegram. Mari install Telegram dan beralih ke channel @ipphoright di Telegram)
Ya, bukber adalah budaya kita. Insya Allah ada bagusnya juga. Sangat bagus. Saran saya, jangan biarkan ini berlalu begitu saja. Di bulan terbaik ini, cobalah mengemasnya lebih baik lagi. Penuh berkah insya Allah.
Motivator Terbaik, Motivator Indonesia, Motivator untuk Perusahaan


Tidak ada komentar:
Posting Komentar