Rabu, 11 Juli 2018

Motivasi Terhadap Karyawan, Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia

Motivasi Terhadap Karyawan, Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia

"Hati-hati. Setiap keinginan harus diteliti... Boleh ikhtiar mati-matian, hanya untuk sesuatu yang bisa dibawa mati... Sesuatu yang nggak abadi, ngapain masuk ke hati?" Itulah pesan guru saya jauh-jauh hari. Dan ini perlu kita resapi.

Apakah mobil dan rumah bisa dibawa mati? Hm, karena Anda sudah sering membaca tulisan-tulisan saya, pastilah Anda menjawab, "Bisa!" Pakailah mobil dan rumahnya untuk kebaikan. Misal, mencari nafkah, mencari ilmu, mengantar anak, mengantar tamu, dll. Insya Allah mobilnya kelak dibawa mati sebagai amal kebaikan.

Right?

motivasi-terhadap-karyawan-motivator-untuk-perusahaan-motivator-perusahaan-motivator-indonesia
motivasi-terhadap-karyawan-motivator-untuk-perusahaan-motivator-perusahaan-motivator-indonesia
Bahkan mencari nafkah dan mencari ilmu itu terhitung jihad, bukan ibadah biasa. Sekali lagi, bukan ibadah biasa. Telah diserukan di mana-mana, berjuang atau ber-jihad-lah di jalan Allah.

Sambil bercanda, teman saya ngomong begini, "Biarlah Fortuner, biarlah Pajero, biarlah CRV, yang penting punya sendiri. Daripada motor second tapi nyewa." Hehehe. Yang belum punya mobil, semoga segera ya. Beli cash. Aamiin. Saya bantu doain. Lebih baik bilang amin, daripada tersinggung, hehehe.

Tapi, inilah keluhan mereka:
"DP sih bisa, tapi nyicilnya itu lho."

"Badai pasti berlalu, cicilan belum tentu."

"Teroris, kami tidak takut. Debt collector, barulah kami takut."

Hehehe, ada-ada saja. Mendengar celetukan ini, saya cuma tersenyum. Menurut saya, karena itulah kita perlu belajar memperbesar Self-Capacity, sehingga Outer Problem mengecil dengan sendirinya. Termasuk cicilan dan tagihan.

Di bisnis, saya berusaha menuntun para mitra step-by-step untuk memperbesar Self-Capacity. Termasuk memiliki mobil impian dan rumah impian. Sekalian berumrah. Nggak terlalu sulit, ternyata. Ingatlah, ganteng nggak jaminan. sertifikat tanah baru bisa jadi jaminan, hehehe.

Terus baiknya, punya mobil dulu, atau punya rumah dulu? Sebenarnya, lebih baik punya mobil sekalian garasinya. Nggak usah ketawa. Bilang amin lagi, hehehe. Dalam berdoa, biasakan pakai 'dan' bukan 'atau'. Dua-duanya boleh kok, nggak harus salah satu. Buktinya, bertahun-tahun Anda berdoa agar selamat dunia dan akhirat, bukan salah satu. Bukankah begitu?

Fyi, menjelang 2018, jumlah orang miskin di Indonesia mencapai 26,5 juta jiwa. Mobil masih terhitung barang mewah bagi sebagian besar orang Indonesia.

Punya motor, yah disyukuri. Itu mesti. Second, tetap disyukuri. Masih nyicil dan nunggak-nunggak, tetap disyukuri. Sambil berusaha lebih baik lagi. Bukan untuk gaya sana-sini. Tapi niatnya untuk menyamankan keluarga yang dinafkahi. Sekiranya niat baik sudah dimiliki, Yang Maha Baik tentulah memudahkan, itu pasti.

Sekali lagi, mari perbaiki niat kita saat menginginkan sesuatu. Ada Allah dalam setiap keinginan kita. Niat itu salah satu cara memperbesar Self-Capacity... Saya, Ippho Santosa, turut mendoakan teman-teman di sini. Semoga hidup Anda berkah berlimpah. Doakan juga saya dan keluarga saya...


Motivasi Terhadap Karyawan, Motivator Untuk Perusahaan, Motivator Perusahaan, Motivator Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PETUALANGAN EPIK DARI JAKARTA KE SURGA DUNIA, RAJA AMPAT!

Raja Ampat, Surga Tersembunyi di Ujung Timur Indonesia. Raja Ampat selalu menjadi destinasi impian para pecinta alam dan petualang. Keindaha...